.

AZIZA, GADIS 14 TAHUN PEJUANG PENDIDIKAN DAN AIR BERSIH DI AFGHANISTAN

ROMADHON.ID, TANJUNG ENIMKehidupan yang tidak bisa dibilang layak diwilayahnya, yaitu Afghanistan membuat Aziza terdorong untuk memperjuangankan tersedianya keran air di kamp-kamp pengungsian. Dengan perjuangan gadis berumur 14 tahun itu, kini lebih dari 100 keluarga setidaknya mendapat kemudahan untuk memenuhi kebutuhan air setiap harinya.


Selain itu, Aziza pun memperjuangkan puluhan ribu anak untuk mulai bersekolah. Aziza sendiri adalah salah satu anak yang lahir di kamp pengungsian setelah keluarganya mengungsi karena pertempuran di provinsi Parwan pada tahun 2001. Ia juga sejak lahir tidak pernah merasakan kenyamanan sebuah tempat tinggal pada umumnya.
Dari situlah ia mendapatkan tekad yang kuat untuk membantu sesama. Aziza paham betul beratnya lahir dan dibesarkan di daerah pengungsian. Tidak ada pendidikan, tidak ada tempat hidup yang layak.
Aziza, Gadis 14 Tahun Pejuang Pendidikan Dan Air Bersih Di Afghanistan
Perjuangannya yang begitu luar biasa inilah yang membuatnya menjadi salah satu nominasi penerima Nobel di November mendatang. Aziza bersama tiga nomini lainnya akan diseleksi dan akan diumumkan pada Senin (9/11) mendatang di Den Haag, Belanda.
Anak-anak ini adalah produk perang” tutur Aziza seperti dikutip dari merdeka. Ia mengatakan bahwa tidak hanya menjadi korban perang, kelak bisa saja anak-anak di paksa untuk menjadi senjata perang di usia muda.
Baca Juga:
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "AZIZA, GADIS 14 TAHUN PEJUANG PENDIDIKAN DAN AIR BERSIH DI AFGHANISTAN"

Post a Comment